√ Shalat Istikharah: Panduan Lengkap (Doa, Niat dan Cara)

√ Shalat Istikharah – Membuat keputusan itu menakutkan. Kita tidak tahu mana yang terbaik untuk kita pilih, dan seringkali memusingkan dengan sebuah proses pengambilan keputusan dari pilihan-pilihan hidup yang akan diambil. Hal itu menjadi tantangan tersendiri ketika memilih.

Karena kita tidak mungkin memilih semuanya dalam sekaligus. Seperti dalam sebuah persimpangan dan kita tidak tahu mana jalan yang terbaik.

Mulai dari memilih universitas yang akan kita ambil, memilih sebuah tempat usaha, memilih kerja, atau yang paling menegangkan adalah tentang pilihan jodoh. “Takut” apabila suatu saat keputusan itu tidaklah tepat kita ambil karena seringkali benar-benar membingungkan.

Dibawah ini ada beberapa penjelasan mengenai Shalat istikhoroh. Meliputi do’a, niat, tata cara, hikmah dll. Anda bisa mulai membaca artikel ini dengan perlahan dan seksama agar menjadi ilmu yang bermanfaat nantinya. Dan semoga, anda yang membaca hingga akhir tanpa terburu-buru semoga dimudahkan dalam urusannya, diberikan pilihan yang terbaik dan pilihannya itu membuat anda bahagia. aamiin. 🙂

Menentukkan Pilihan

waktu yang dilarang untuk shalat istikharah

Saat rasa galau datang, kita diuji menyikapi reaksi mental yang nantinya bisa timbul. Tapi pabila mental kita positif dan kuat maka tidak akan menjadi sebuah masalah yang rumit, apapun pilihannya. Justru pilihan tersebut akan tidak menjadi tepat walaupun sebagus apapun pilihannya kalau seseorang itu bermental buruk dan selalu negatif.

Berdiskusi dengan Orang Tua / Kerabat

Banyak cerita dari kisah para sahabat, tabi’in, tabiut tabiin atau para ulama yang banyak menentukkan pilihan hidupnya dengan melakukan konsultasi dengan orang tua. Bahkan banyak ulama yang nurut-nurut saja akan keputusan orang tua mengenai jalan hidup yang akan diambil nya.

Pandangan orang tua menjadi alternatif pertama setelah berdiskusi. Tapi apabila pengetahuan orang tua kita kurang mengenai apa yang akan diambil. Sebaiknya berdiskusi kepada kerabat atau teman anda yang mempunyai kapasitas mumpuni karena pengalaman dan ilmunya yang luas.

Karena tidak jarang banyak yang tidak terpikirkan oleh kita mengenai nasehat atau petuah yang mereka keluarkan. Karena jam terbang mereka sudah lama. Setelah itu baru bicarakan kepada orang tua ketika sudah mendekati keputusan yang tepat.

Tapi apabila anda masih belum mendapat solusi terbaik bahkan bimbang, sebaiknya anda melakukan Sholat Istikhoroh.

Kenapa Istikharah?

jawaban shalat istikharah jodoh

Ada sebuah hadis nabi yang bisa menjadi rujukan dalam mengambil keputusan, salah satunya dari Sahabat nabi Jabir bin ‘ r.a, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالْأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ

Rasulullah SAW, mengajari kami sholat istikhoroh dalam setiap urusan yang kami hadapi, sebagaimana beliau mengajarkan kami suatu surat daripada Al-Quran. Nabi saw berkata, “Jika salah seorang di antara kalian berniat dalam suatu urusan, maka lakukanlah sholat 2 rakaat yang bukan sholat fardhu (Wajib), lalu berdoalah…”. (HR. Al-Bukhari)

Hadis yang agung diatas merupakan salah satu hadis dari sekian banyaknya hadis yang mana Nabi SAW mengajari kepada seluruh ummat Islam apabila kita sedang dalam sebuah urusan atau perkara yang penting. Maka hendaknya lakukanlah Sholat minta petunjuk yaitu Niat Sholat Istiqoroh.

Saat Memilih Jodoh, Kenapa Mesti Shalat Istikharah?

Seperti yang telah dibahas diawal, banyak yang melatarbelakangi dilakukannya Solat Istikhoroh. Dan yang paling membuat “deg-degan” adalah tentang memilih pasangan hidup. Memilih jodoh ini yang paling sering dilakukan sebagai motivasi untuk mengamalkan shalat ini.

Sebuah proses dari kehidupan yang sangat krusial adalah memilih jodoh. Seseorang bahkan bisa masuk ke Surga atau ke neraka asbab pasangan yang kita pilih. Dan hal kebaikan didunia dan akhirat ini tergantung pasangan. Dan baik buruknya keturunan dilihat dari pasangan juga. Karena begitu agung dan pentingnya proses dalam menentukkan jodoh ini, maka disyariatkanlah untuk melakukan shalat istikharah jodoh, meminta jodoh yang terbaik.

Karena setiap muslim yang baik pasti ingin kehidupan rumah tangga yang langgeng, sakinah, mawaddah, warrahmah. Yang mana rumah tangganya itu selalu diliputi syukur kepada Sang Khalik, sehingga menghasilkan keindahan dan kebahagiaan.

Masalahnya, ketika proses taaruf atau perkenalan, bagi para jomblo mereka tidak tahu, seseorang yang datang menemui orang tua calon itu merupakan sosok yang tepatkah?

Seseorang hanya bisa melihat secara lahiriyah saja. Karena kita sebagai manusia memiliki banyak kekurangan akan hal itu. Hanya Allah yang mengetahui segalanya termasuk hal-hal yang tidak dapat dilihat oleh mata.

Maka sebelum menentukkan pasangan, Anda harus pasang niat sholat istiqoroh terlebih dahulu. Agar nanti tidak kecewa saat memilih, maka pilihannya harus sesuai dengan yang Allah SWT tunjukkan.

Baca Juga: √ Sejarah Perang Badar 313 – Latar Belakang, Penyebab & Hikmah

Shalat Istikharah Jodoh Dianjurkan Nabi

shalat istikharah mohon petunjuk

Dalam sebuah hadis lain mengenai shalat istikharah dalam menentukkan jodoh, dari Jabir bin Abdillah r.a. ia berkata “Nabi mengajari kami sholat istikhoroh untuk menentukkan sesuatu sebagaimana mengajari Al-Quran.”

Walau yang datang melamar sudah diketahui kesholehannya, shalat istikhoroh sebaiknya tetap dilaksanakan. Seperti ketika masa iddah Zainab telah selesai, “Nabi Muhammad SAW berkata kepada Zaid, “Kabarkanlah pesan padanya bahwa aku akan melamarnya.”

Zainab lalu didatangi oleh Zaid. “Hai Zainab, bergemberilah. Baginda Nabi mengutusku bahwa nabi saw akan melamarmu.” Berkata Zainab,”Aku tidak akan melakukan sesuatu hingga aku memohon pilihan yang baik pada Allah swt.” Lalu Zainab pergi ke Mesjid dan turunlah ayat Al-Qur’an (Q.S. Al Ahzab ayat 37, bahwa Allah menikahkan Nabi SAW dengan Zainab melalui ayat ini) dan baginda Nabi datang dan langsung masuk menemuinya (H.R. An-Nasai dan Muslim)

Karena hanya Allah yang mengetahui segala sesuatu sehingga dalam hal ini Zainab bukan ragu akan kesholehan Baginda nabi, akan tetapi karena merasa sebagai manusia biasa, Sehingga Zainab meminta petunjuk pada Allah SWT.

Menentukan Pilihan Secara Syar’i

Sepeti yang telah dibahas pada penjelasan sebelumnya, yang mana manusia selalu menghadapi pilihan hidup. Sehingga banyak cara yang telah dilakukan agar seseorang bisa yakin atas keputusan yang diambil.

Diantara cara-cara tersebut ada yang mengada-ada dan menyesatkan iman. Jangankan bisa dipahami oleh ilmu ilmiah, banyak yang lebih ke tahayul dan tidak masuk akal dalam cara mengambil pilihan hidup.

Seperti sebagaimana yang diceritakan dalam sebuah hadis. Baginda Nabi SAW bersabda, ” Tidak akan mendapat derajat yang tinggi orang yang berdukun atau mengundi melalui panah, atau pulang dari perjalanan dengan pesimis”.

Sehingga cara terbaik dan cara terselamat untuk menentukkan keputusan adalah Shalat Istikharah. 🙂

Tata cara shalat istikharah

istikharah
source:www.prayerinislam.com

Jika pada umumnya kita tahu adanya shalat ditentukkan batasan waktu seperti halnya sholat fardhu. Maka Sholat sunnah memiliki konsep yang berbeda dalam latar belakangnya.

Seperti halnya shalat sunnah hajat, shalat istikharah ini dibolehkan apabila ingin digabung dengan sholat sunnah yang lainnya. Seperti digabung dengan tahiyatul masjid atau sholat rawatib

Tata Cara Sholat Lengkapnya Sebagai Berikut:

Pertama: Pilihlan terlebih dahulu beberapa di antara pilihan-pilihan yang ada dan mendekati hati, ketika akan melakukan suatu urusan.

Kedua: Maka dirikanlah shalat dua rakaat (terserah sholat sunnah apa yang akan dilakukan, seperti yang dijelaskan diatas)

Ketiga: Di rakaat 1, setelah membaca surah Al-fatihah, lalu membaca surah Al-kafirun dan pada rakaat 2 setelah baca alfatihah lalu bacalah surat Al-ikhlas.

Keempat: Lalu setelah shalat 2 rakaat, kita bisa memohon pada Allah agar kita diberikan jalan keluar atas semua risau yang dirasakan.

Kelima: Istikharah bisa dilakukan berulang kali dalam sebuah urusan. Karena sholat adalah doa, sehingga boleh berulang kali.

Dalam hadis shahih riwayat muslim, bahkan sahabat Nabi saw, yang bernama Ibnu Az-Zubair sampai mengulangi shalat istikharahnya 3 kali.

إِنِّى مُسْتَخِيرٌ رَبِّى ثَلاَثًا ثُمَّ عَازِمٌ عَلَى أَمْرِى

“Saya melaksanakan istikharah pada Tuhanku sebanyak 3 kali, kemudian aku pun bertekad menjalankan urusanku tersebut.”[12]

Waktu Shalat Istikharah

waktu pelaksanaan shalat istikharah shalat istikharah jodoh shalat istikharah mohon petunjuk shalat istikharah berapa rakaat shalat istikharah jodoh terbaik waktu pelaksanaan shalat istikharah jawaban shalat istikharah jodoh waktu yang dilarang untuk shalat istikharah

Tidak ada batasan waktu tertentu terkait pelaksanaan waktu pelaksanaan shalat istikharah. Tapi, meskipun begitu ada anjuran menjalaninya di sepertiga malam. Dilakukan berbarengan dengan sholat tahajud.

Kerjakanlah sholat istikhoroh dengan istiqomah sampai terlihat tanda-tanda atau jawaban. Dan alangkah baiknya lakukan juga dengan amal sholeh lain seperti sedekah.

Jadi shalat istikharah bisa dilakukan pada waktu kapan saja. tidak ada waktu yang dilarang untuk shalat istikharah

Niat Shalat Istikharah

jawaban shalat istikharah jodoh
source:seekershub

Niat sholat istikharah memiliki bacaan berikut:

اُصَلِّى سُنَّةَ اْلاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal istikhaarati rak’ataini lillaahi ta’aala

Artinya:
Niat saya sholat sunnah Istikharah 2 rakaat karena Allah ta’ala

Doa Shalat Istikharah

Untuk Doa shalat istikharah, banyak redaksi bacaannya, salah satunya seperti contoh yang diatas pada bab Tata Cara Shalat Istikharah. Dan dibawah ini bisa Anda gunakan juga setelah anda menunaikan istiqoroh.

Seperti sholat lain yang sering kita kerjakan, sesudah sholat sangat ditekankan untuk memanjatkan doa pada Allah SWT. Semua kerisauan dan kebimbangan curahkan semua kepada Sang Khalik, karena Allah lah yang menciptakan diri kita minta juga lah pada Allah atas semua jawaban setiap masalah yang kita hadapi.

Bacaan doa sholat istiqoroh yang dapat dibaca:

shalat istikharah

Dibagian yang ada titik-titiknya bisa diisi dengan sesuatu hal yang membuat kita ragu. Dan ini disesuaikan dengan kesanggupan dan kemampuan kita. Jika hanya mampu menggunakan bahasa Indonesia,  gunakan saja B. Indonesia maupun bahasa lain yang kita pahami dan mengerti.

Artinya:

Ya Allah, bahwasanya saya mohon sebuah pilihan ole-hMu dengan ilmu-Mu, serta mohon kepastian-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan mohon kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung, pasal Engkaulah Dzat yang berkuasa. Sedang saya tiada kuasa, serta Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui, sedang saya tiada mengetahui, serta Engkaulah Dzat yang mengenali yang ghoib. Wahai Allah, bila adanya, Engkau ketahui jikalau urusan ini ……. ialah baik bagiku, buat duniaku, akhiratku, penghidupanku, serta dampak urusanku buat waktu kini ataupun besoknya. tersebutkan kuasakanlah bagiku serta permudahkanlah untukku, setelah itu berkahilah dalam urusan itu bagiku. Namun bahwa adanya, Engkau ketahui jikalau urusan itu ……… menjadi buruk bagiku, buat duniaku, akhiratku, penghidupanku, serta efeknya persoalanku terhadap waktu kini ataupun besoknya Maka hindarkanlah saya dari padanya, lantas tetapkanlah bagiku kepada kebaikan, bagaimanapun ada setelah itu ridhoilah saya dengan kebaikan itu”.

Jawaban Dari Allah

manfaat sholat istikharah untuk jodoh
source:vhijabe.ru

Setelah kita mengetahui ukuran bahwa sebuah keputusan yang kita pilih itu ada dalam rido-Nya. Selanjutnya adalah bagaimana Doa istikharah itu adalah jawaban dari Allah?

Meski secara lazim, banyaknya yang berpendapat jawaban istikharah adalah dengan mimpi. Kita lalu pesimis karena kita tak kunjung bermimpi dengan pilihan yang kita ingin tahu jawabannya. Janganlah secara terburu-buru kita menutup sebuah kemungkinan lain dari jawaban yang Allah beri.

Jawaban-jawabn yang Allah berikan setelah kita sholat istikharah. Ada yang melalui benar-benar dengan kemantapan hati tanpa mimpi, atau dari kondisi keadaan, dan juga jawaban shalat istikharah lewat mimpi. Pastinya jawaban terbaik dari Allah SWT akan di jawab karena doa yang kita panjatkan.

Mengenai soal mimpi, Nabi SAW bersabda, “Mimpi ada tiga kriteria: dari Allah SWT, dari syetan, dan bisikan hati perasaan.”

Oleh sebab itu, kebenaran sebuah mimpi pun hanya memiliki kemungkinan sebesar sepertiga saja, sedangkan sepertiga lagi kemungkinannya datang dari syetan. Mengetahui hal ini, maka kita wajib berhati-hati setiap kali menyikapi sebuah mimpi yang hadir di tidur kita.

Dengan selalu berprasangka baik pada Sang Pencipta bahawa keputusan dan berbagai kebaikan Allah ta’ala lah yang memberikan. Sehingga inilah yang menjadi pendapat yang paling banyak dari ulama, yaitu memilih apa yang sudah menjadi kehendak hatinya.

Berkata Imam Nawawi,” “Jika seseorang (muslim) melakukan istikhoroh, maka teruskanlah apa yang menjadi keinginan perasaannya.”

Manfaat Sholat Istikhoroh

berapa rakaat shalat istikharah

Lalu apa saja hikmah dalam pelaksanaan shalat istikharah:

1. Mengikuti Tuntunan Syar’i

Dengan apa yang telah disunnahkan oleh baginda Nabi, shalat istikharah menjadi salah satu bukti ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya. Dan memilih diantara beberapa pilihan dan cara bagaimana mengambil keputusan telah di contohkan Nabi dengan Sholat istikhoroh.

Dalam meraih surga dan meraih keridoan, salah satu investasi akhirat terbaik adalah dengan melaksanakan Shalat Istikharah. Dibalas dengan pahala karena menjadi bukti sebuah ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya dan Rasul-Nya dengan upaya yang telah dilakukan hamba tersebut.

2. Syiar Menghilangkan Kebathilan

Banyak hal yang tidak masuk akal dan tidak dibenarkan dalam ajaran Islam karena menyimpang. Seperti percaya tahayul atau mitos, mengundi nasib, datang ke mbah dukun dan masih banyak lainnya. Merupakan praktek yang merusak keimanan.

Hal yang menyimpang dan kadang hal yang berbahaya bagi orang lain, sewajib mungkin Anda hindari dalam memutuskan suatu urusan dengan cara-cara seperti itu. Apalagi sebelum Islam tersebar.

3. Menjadi Bukti Tawakal

Penilaian terbaik dengan menyerahkan keputusan, menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT, dengan melaksanakan sholat IStikhoroh. Merupakan bentuk ketawakalan kepada Allah SWT.

Apapun yang terjadi dengan pilihan seseorang, itu semua adalah kehendaknya. Walaupun itu kerugian atau tidak sesuai dengan yang diinginkan, kita harus tetap senantiasa secara konsisten memelihara rasa prasangka baik kepada Allah.

4. Melatih Diri untuk Senantiasa Mampu Membaca Tanda-tanda Keridhoan Allah Atas Berbagai Keputusan yang Diambil.

Ketika seorang hamba kurang cerdas memahami petunjuk dan tanda-tanda dari Allah. Padahal sesuatu hal tersebut bukan yang di ridhoi oleh Allah SWT, tapi kita sering keras kepala dengan hasil keputusan yang ditentukan olehNya. Percayalah pada akhirnya, Allah SWT akan membimbing dengan keputusan yang terbaikNya.

Banyak sebab-sebab yang akan merusak keikhlasan seseorang ketika melaksanakan sholat istikhoroh. Dan hamba tersebut harus membersihkan penyebab itu semua. Maka Anda harus melatih secara terus menerus bagaimana tanda-tanda Allah itu benar meridoi keputusan yang akan Anda ambil, agar memahami hikmah yang satu ini.

Sebagai contoh kasus, ketika seseorang melaksanakan shalat istikhoroh ketika dihadapkan pada pilihan memilih jodoh. Jodoh A tampan dan kaya, akan tetapi banyak potensi uang haram diambil dari pekerjaannya. Sementara B kurang tampan, gaji pas-pasan ditempat kerja yang terjaga potensi kehalalannya dan berakhlak baik.

Maka ketika melaksanakan istikhoroh, sebaiknya wanita itu melepaskan semua kecenderungan terhadap salah satu calon.

Sehingga ketika nanti Allah memberikan jawaban shalat istikharah jodoh dengan calon yang B misalkan, akan tetapi karena dari awal kita sudah memiliki kecenderungan terhadap calon yang A. Dan kita sudah menolak calon B yang telah di ridoi Allah.

Hal terpenting untuk memahami bahwa keputusan yang kita ambil itu di ridhai adalah dengan mengukur seberapa besar kecilnya manfaat dan madhorot yang diberikan pada pilihan-pilihan tersebut. Jika semakin besar kerugian dan kecil manfaatnya, maka jelas pilihan yang seperti ini tidak akan diridhoi Allah.

Apalagi untuk masalah memilih jodoh, Nabi telah memberikan kriteria dalam memilih calon yang nantinya akan di pilih. Nabi bersabda, Karena empat faktor wanita itu dinikahi:

  1. Karena hartanya
  2. Nasabnya
  3. Kecantikannya
  4. Karena Agama

Maka pilihlah wanita yang mempunyai agama, maka engkau akan beruntung.

Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah karena wanita yang memiliki agama, engkau akan beruntung.”

Sebagai tambahan ilmu, silahkan tonton video penjelasan dari Buya yahya tentang cara memilih pasangan yang baik.

Dan juga video dari ustadz Salim A. Fillah mengenai Jawaban Atas sholat Istiqoroh, Tanda tanda setelah shalat istikharah

Leave a Comment