Rafting Ke Pangalengan Bersama Karang Taruna Pasir Endah

Dari kemarin tulisannya galau terus katanya (Maklum Introvert), abis bingung sih mau cerita apaan, padahal mah hidup udah lama banget ya. Hehe. Tapi tetep aja bingung.

Sebenernya mah yang susahnya gimana membuat konsep sebuah pengalaman menjadi cerita yang terstruktur jelas, agar bisa dibaca dan dipahami. Sekarang mah ngalir aja ya. 😀

Karang Taruna Pasir Endah

Saya ikut organisasi Karang Taruna Pasir Endah lumayan sudah cukup lama. Kalau ngga salah tahun 2010 saya ikut bergabung. Cuma ikut-ikut aja waktu pertama kali ikut.

Setelah itu saya banyak dijadikan seksi rohani. Karena pada tahu, dirumah saya dijadikan madrasah juga, selain rumah. Dan saya suka ngajar Iqra anak-anak.

Ya, sebenernya mah ngga apa-apa mau dijadikan apapun. Karena tetap saja, kerja nya bareng-bareng pas ada acara.

Kadang juga saya dijadikan sekretaris. Dan paling capek jadi sekretaris ini, kerjaannya ngetik proposal, surat, ngedesign dan lain-lain. Tapi lebih banyak kerjaannya yang ada hubungan dengan pengarsipan gitu lah.

Sekretariat Karang Taruna Pasir Endah ada di Jl. Simpay Asih No. 8. Satu gedung dengan bangunan Kantor Kelurahan Pasir Endah. Dan dari dulu juga satu gedung. Belum pernah misah.

Saya belum pernah jadi ketua karang taruna sampai sekarang. Karena saya sendiri menyadari kemampuan saya dalam memimpin sebuah organisasi sangat sulit. Apalagi ini dalam ruang lingkup satu kelurahan.

Karang Taruna Pasir Endah menaungi 7 cabang karang taruna di masing-masing RW.

Banyak sekali acara yang diadakan Karang Taruna Pasir Endah, Seperti Baksos (Bakti Sosial), Jalan Santai dan Workshop untuk meningkatkan kemampuan pribadi. Dan acara Jalan santai ini yang menjadi Favorit warga kelurahan Pasir Endah. Karena banyak hadiah menarik selalu dibagikan setelah warga berlelah ria berjalan jarak jauh.

Persiapan Menuju Ke Tempat Rafting

Karang Taruna

Banak sekali persiapan yang telah dilakukan. Pertama, tentunya kita booking jadwal dan tempat. Dan ditetapkan lah hari minggu untuk melakukan kegiatan rafting nya.

Setelah melakukan booking tempat. Lalu kita booking bus yang akan membawa kita semua ke Pangalengan.

Dan yang paling penting adalah menyiapkan konsumsi. Hahaha 😀

Yang kebagian untuk menyiapkan konsumsi adalah anak-anak karang taruna dari RW 01. Bahaya banget kalau konsumsi ketinggalan. Apalagi kalau yang budget nya pas-pasan. Paling uangnya abis dipakai sebat, ngga ada buat makan.

Dan semua juga tahu kalau ditempat piknik atau wisata. Harga-harga dari makanan dan minuman bisa berkali lipat harganya dari harga yang ditentukan. Makanya keuntungannya bakalan gede banget dah. Apalagi kalau akhir pekan.

Hari Rafting Tiba

karang taruna pasir endah

Hari untuk rafting pun tiba, saya waktu itu sebenarnya ngga akan ikut. Dan bilang ngga akan ikut ke Ocol (salah satu anak karang taruna), karena saya malas buat jalan-jalan. Dan berpikir kalo piknik cuma ngahabisin waktu saja.

Saya mengiyakan akan ikut pada malam hari sebelum keberangkatan. Saya lagi banyak galau waktu itu. Hehehe

Lalu pagi harinya, Alde Apriandy atau biasa dipanggil abang nyamper ke rumah. Dan pas abang ke rumah, kebetulan saya lagi mandi. Saya waktu itu bangun kesiangan, bangun jam 6 pagi. Lalu saya Sholat dengan niat Qadha.

Setelah beres mandi saya lihat ke luar, selain abang ada Fyan juga (Fyan anak karang taruna RW 06). Setelah saya siap-siap, saya keluar rumah dan menyapa mereka berdua yang lama menunggu saya.

Tapi tak lama kemudian, ada Ocol sama Fitri datang. Kebetulan rumah Ocol ada di sebelah atas rumah saya, jadi kalau mau ke arah jalan raya pasti melewati rumah saya.

Kami pun berjalan berempat ke depan jalan sukup baru dekat pegadaian. Karena biasanya, dari RW kami (RW 06) kalau mau bepergian wisata dengan menggunakan bis, pasti bis nya standby di dekat kantor pegadaian Sukup Baru.

Saya sangat malas membawa banyak barang, jadinya saya cuma bawa tas kecil dalamnya cuma sarung, dan beberapa kaos. Kalau bisa sih saya ngga bawa apa-apa, pengennya cuma bawa badan aja. Saya ngga mau ribet orangnya. Pengen nyaman tanpa memikirkan barang bawaan.

Lalu baru didepan Masjid An-Nuur RT 07, ketika kami berjalan kaki, Ocol menerima telepon. Saya ngga tahu itu telepon dari siapa. Malas kepo juga. Tapi Ocol ngejelasin kalau dia lagi jalan kaki mau pergi. Sepertinya menunggu seseorang.

Ocol pun diam di depan lapang RT 06. Saya dan abang pergi duluan. Sepertinya akan ada yang ikut lagi, tapi ngga tahu siapa.

Saya pun mengajak abang untuk berhenti sejenak, menunggu Ocol dan Fitri. Biar bareng-bareng ke bis nya. Tapi, ngga  lama kemudian, Ocol dan Fitri datang. Tambah satu orang lagi menemani mereka, dan ternyata itu gebeg. Haha.

Saya pikir gebeg ngga akan ikut dan ngga di ajak. Haha. Tapi ternyata ikut juga. “Eh gebeg ternyata ikut, kirain ngga” kata saya dengan sedikit keheranan.

Gebeg ini dari SD udah jadi anak RT 07, cuma tiga tahun kebelakang udah pindah rumah dari RT 07, pindah ke daerah Cibiru, udah jadi anak Kabupaten sekarang mah. Haha. Tapi tetep masih kangen RT 07, dia sering banget pulang pergi untuk ke RT 07 hanya buat nongkrong, ngopi dan juga kalau galau (wkwkwk hampura beg).

Kami pun melihat bis yang sudah diparkir. Semua anak-anak tarka dari RW lain sudah datang berkumpul.

***

Anak-anak karang taruna yang paling banyak ikut adalah anak dari RW 01. Perwakilan dari RW 06 (RW saya tercinta) cuma beberapa orang saja. Kayak gebeg, walau rumah sudah pindah, tapi tetap saja jadi anak karang taruna RW 06 (sampai kapanpun). Hahaha

Saya duduk didepan (Bukan duduk disamping pak kusir ya Hehe). Dibelakang supir bis bersama Kang Marul, seorang ayah yang masih berjiwa muda.

Perjalanan ke pangalengan, menghabiskan waktu 2 Jam kurang. Jalan yang berkelok-kelok kadang bikin saya takut. Karena banyak jurang. Tapi bagi Pak Supir bis mungkin udah biasa dengan jalan yang kayak gimanapun. Jam terbangnya udah tinggi cuy.

Kami akhirnya sampai dengan selamat, Alhamdulillah.

Setelah sampai lokasi, pemandangan disuguhkan dengan adanya danau yang membentang luas. Airnya yang tenang bikin hati jadi adem.

Sebelum ke olahraga rafting, kami berkumpul dan melakukan permainan dulu sebentar. Untuk mencairkan suasana, biar lebih akrab lagi antara sesama anggota karang taruna pasir endah.

Permainan dibuat perkelompok, kekompakkan kami diuji dengan permainan yang disuguhkan. Kami banyak tertawa dibuatnya. Pokoknya kocak banget dah permainan-permainannya. Kalau dibikin cerita, bisa-bisa seribu kata lagi. Jadi saya cuma bilang seru abis aja. Keseruannya sangat sulit di ukir dengan kata-kata. Haha

***

karang taruna

Setelah makan siang dan juga sholat dhuhur, kami akhirnya Rafting. yeahhhh..

Sebelum rafting, kami diberi instruksi terlebih dahulu mengenai cara bermain rafting yang baik dan benar. Takutnya terjadi sesuatu yang ngga diinginkan kami sudah siap dengan semua itu.

Pelampung badan dan helm pun kami pakai. Dan ini untuk keselamatan pertama, sebelum yang lainnya.

**Nanti dilanjut gaes, udah seribu kata nih, heheh, nanti di edit lagi terusannya. mata udah sepet. Hahaha

 

 

 

 

 

Leave a Comment