√ Bacaan Do’a Qunut Lengkap | Disertai Penjelasan, Teks Arab, Arti & Video

Assallamualaikum sahabat, apa kabarnya? Semoga Anda semua selalu dalam kesehatan dan perlindungan Allah SWT. Pada waktu yang luang ini, tim Riuh Imaji akan membahas mengenai seputar Doa Qunut. Mungkin banyak dari sahabat yang belum mengetahui bacaan doa qunut yang teks arab dan latin, arti doa qunut, hukum membaca doa qunut, macam-macam qunut, dan tata cara qunut seperti apa.

Penjelasan Qunut yang tim Riuh Imaji akan jelaskan adalah keterangan dari para ulama mayoritas dengan Aqidah yang diyakini oleh seluruh dunia begitupun di Indonesia yaitu Ahlu Sunnah Waljamaah Asyariah dan Maturidiyah. Lebih gampang dipahami, kalau di Indonesia sendiri yang menaungi keyakinan Ahlu Sunnah Waljamaah Adalah Nahdatul Ulama (NU) dan banyak organisasi lainnya yang tidak bisa disebutkan satu-satu.

Bagi sebagian sahabat, mungkin sempat bingung bagaimana sebenarnya Doa qunut tersebut, dikarenakan seringkali qunut dipermasalahkan. Bahkan ada yang mengatakan Bid’ah, sehingga kadang kita menjadi was-was. Yuk kita tonton dulu sedikit penjelasan tentang Qunut oleh Ustadz Abdul Somad.

Mungkin ada sahabat yang hanya ingin menghafal dan ingin tahu arti dari qunut, akan tetapi akan lebih baik dan bagus apabila sahabat bisa membaca semua artikel disini dengan perlahan hingga selesai, agar sahabat bisa memahami dengan baik tentang doa qunut ini. Sehingga jika ditanya oleh orang lain, sahabat setidaknya sudah pernah baca dan bisa sedikit menerangkannya.

Hukum Membaca Doa Qunut

doa qunut sholat subuh
source: sudut hukum

Hukum membaca qunut menurut Imam Syafii (Madzhab Mayoritas Di Indonesia) Dan Imam Malik, membaca qunut disunnahkan pada sholat shubuh. Pendapat lain oleh Imam Ahmad Bin Hambal dan Imam Abu Hanifah tidak di sunnahkan dalam sholat shubuh.

Pendapat seperti ini sudah biasa dikalangan ulama salaf, hanya sebatas sunnah dan tidak sunnah. Tidak sunnah bukan berarti haram apabila kita kerjakan. Persoalan perselisihan boleh tidaknya ini sudah biasa pada ulama salaf (terdahulu).

Kedua pendapat yang dikeluarkan adalah baik dan sama-sama berlandaskan dalil hadist-hadist dari Nabi Muhammad SAW. Hanya saja pada kenyataannya pendapat Qunut lebih kuat jika dilihat dari Ilmu Ushul Fiqh dan Ilmu Hadist, setelah itu diikuti oleh Mayoritas Ulama generasi terdahulu (salaf) yang ahli hadist dan sholeh.

Begitupun pendapat para sahabat nabi, yang mensunnahkan Qunut adalah Abu Bakar As-Sidiq, Umar Bin Khatab, Usman Bin Affan, Ali Bin Abi Thalib, Barra Bin Azziz dan Ibnu Abbas. Dalil yang dijadikan pedoman untuk mensunahkan qunut salah satunya adalah:

(عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكِ قَالَ مَا زَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْنُتُ فِى اْلفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا (رواه أحمد

Diriwayatkan dari Anas bin Malik R.A “Beliau berkata, “Rosululloh senantiasa membaca qunut pada sholat shubuh sehingga beliau wafat.” (HR. Ahmad).

*** 

Hukum membaca doa qunut ini banyak menjadi pertanyaan oleh orang-orang sekarang, bertanya boleh saja, tapi yang disayangkan adalah seringkali diributkan. Mungkin masih banyak yang bersikukuh bahwa qunut subuh itu tidak boleh dan bidah, bahkan sampai antara keluarga dirumah atau sesama jamaah satu masjid ribut karena ini. Apalagi sampai menanyakan dalil qunut subuh hafal tidak dan dalilnya mana?

 Jika selalu bertanya hafal tidak atau dalilnya mana terkait ibadah yang kita kerjakan. Sebagai contoh, apakah kita semua hafal dengan dalil sholat dari takbir hingga salam?

Seringkali apa yang disampaikan oleh para ustad dan kyai adalah hal-hal praktis yang harus kita langsung kerjakan, tanpa perlu pusing-pusing belajar hadist dan menghafalkannya. Dikarenakan pekerjaan kita beda-beda, ada yang kerja kantoran, ada yang pengusaha, petani, peternak, tukang ojek, dan profesi lainnya.

Dari kita semua tidak diperkenankan untuk mencari ilmu dan ibadah terus tanpa mementingkan urusan dunia ataupun sebaliknya, mencari dunia terus tanpa memikirkan ibadah. Itu semua salah. Kita harus bisa menyesuaikan dengan kemampuan diri kita masing-masing dan dimana posisi kita berada.

Seperti, jika memang sudah di bentuk sebagai penuntut ilmu dipesantren, maka kita harus serius belajar ilmu, dan kewajiban orang tuanya yang mencari uang untuk membiayainya.

Macam-macam Qunut

doa sholat subuh qunut
source: youtube.com

Dan dalam melakukan qunut, sering terjadi pada kita adalah ada beberapa macam pelaksanaan. Dan yang paling sering adalah Qunut Sholat Shubuh.

Ada 3 Qunut yang sering kita temukan dan kerjakan

1. Qunut Nazilah

Qunut Nazilah dikerjakan apabila ada peperangan, ataupun bencana-bencana lainnya. Hanya saja, Qunut Nazilah lebih sering dipraktekan ketika ada negeri-negeri kaum muslimin yang sedang tertindas. Bacaan Qunut Nazilah pun berbeda dari Qunut Shubuh, dan biasa dibaca sangat panjang sekali. Qunut Nazilah ini dikerjakan disemua sholat fardhu.

Melaksanakan Qunut Nazilah ini dilakukan dengan harapan agar Allah SWT memberikan pertolongan kepada kaum muslimin yang tertindas / terdzalimi atau terkena bencana.

2. Qunut Shubuh

Qunut shubuh adalah yang sering kita lakukan yang dikerjakan pada sholat fardhu shubuh. Hal ini menjadi kesunnahan bagi pemegang Madzhab Syafii. Dilakukan sebelum sujud di rakaat terakhir.

3. Qunut Witir

Qunut Witir, biasanya dilakukan keitka 15 malam terkahir di bulan ramadhan. Pada 15 malam terakhir, saat kita akan witir dilakukanlah Qunut di rakaat terakhir witir. Hukumnya pun sunnah dalam madzhab Imam Syafii.

Bacaan atau Lafadz Doa Qunut

doa qunut lengkap
source: Salam Stock

Dan dibawah ini, yang akan kita berikan adalah doa Qunut Shubuh. Bagi sahabat-sahabat yang belum hafal dengan doa qunut subuh, kami sertakan dibawah ini teks arab, teks latin dan artinya. Semoga bisa membantu sahabat dalam melakukan Qunut nanti pada saat shalat shubuh:

bacaan qunut shubuh

Arti Doa Qunut

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ

“Ya Allah berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk”

وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ

“berilah aku keselamatan, sebagaimana orang yang telah Engkau beri keselamatan”

وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ

“Jadilah wali bagiku, sebagaimana Engkau telah menjadi wali bagi hamba-Mu yang Engkau kehendaki”

وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ

“Berkahilah untukku terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadaku”

وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ،

“Lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau takdirkan”

فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ

“maka sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menjatuhkan ketetapan untuk-Mu”

وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ

“dan sesungguhnya tidak akan terhina orang Engkau jadikan wali-Mu”

وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ

“dan tidak akan mulia orang yang menjadi musuh-Mu”

تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

“Maha Mulia Engkau wahai Rab kami, dan Maha Tinggi”

فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ

“maka bagiMu segala puji atas apa yang enkau hukumkan”

وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ

“dan aku memohon ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu”

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“dan curahkanlah ya Allah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi yang ummi, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya”

Itulah arti dari doa qunut shubuh. Sahabat bisa coba untuk menghafalkan doa qunut teks arab dan juga artinya, sehingga apabila kita tahu artinya setidaknya kita bisa memahami doa qunut yang selalu kita baca.

Doa Qunut dalam Huruf Latin

hukum membaca doa qunut
source: iStock

Bagi sahabat yang belum bisa membaca Al-quran, tentu saja akan merasa kesulitan apabila nanti membaca doa Qunut dalam bahasa arab seperti contoh diatas. Jangan khawatir sahabat, kita disini bakalan memberikan doa qunut dengan huruf latin.

Tapi sangat dianjurkan sekali bagi sahabat agar bisa membaca Al-Qur’an dari sekarang, walau prosesnya lama tapi tidak mengapa.

Mumpung masih diberikan umut dan juga mumpung diberikan taufiq dan hidayahnya Allah. Karena ketika sahabat membuka artikel tentang penjelasan Doa Qunut Shubuh sebenarnya itu merupakan Taufiq dan hidayahnya Allah SWT. Anda harus menyadari dan mensyukurinya.

Begini kira-kira doa qunut shubuh dalam huruf latin:

Allah hummah dinii fiiman hadait,

Wa’aa finii fiiman ‘aafait,

Watawallanii fiiman tawal-laiit,

Wabaariklii fiimaa a’thait,

Waqinii syarramaa qadhait,

Fainnaka taqdhii walaa yuqdha ‘alaik,

Wainnahu laayadzilu man walait,

Walaa ya’izzu man ‘aadait,

Tabaa rakta rabbanaa wata’aalait,

Falakalhamdu ‘alaa maaqadhait,

Astaghfiruka wa’atuubu ilaik,

Wasallallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa’alaa aalihi washahbihi Wasallam.

Tata Cara Melakukan Qunut

Seperti yang telah diterangkan pada penjelasan sebelumnya diatas, bahwa qunut itu dilakukan setelah rukuk, bagaimana telah banyak dipraktekan oleh ummat muslim khususnya di Indonesia yang bermadzhab syafii. Jelasnya adalah seperti berikut ini

Jika sholat sendirian maka:

  • Dirakaat kedua sholat subuh, setelah kita rukuk lalu berdiri (itidal) kita jangan langsung melakukan sujud.
  • Tapi kita melakukan membaca doa qunut dengan mengangkat tangan
  • suaranya tidak terlalu kencang, yang penting terdengar sampai telinga sendiri, seperti kita membaca bacaan dalam sholat.
  • Setelah beres membaca qunut shubuh maka langsung sujud

Jika sholat berjamaah:

  • Apabila kita sebagai imam, maka kita membacanya dengan dikeraskan bacaan doa qunutnya
  • Apabila kita makmum, ketika imam membaca doa qunut, maka kita hanya meng-aamiin-kannya. Tapi tidak semuanya doa, dan kita tidak bisa meng-aamiin-kannya dengan jahr atau suara keras. Dan Yang berupa doa dimulai dari اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ hingga
    وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ. Sementara dari فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ hingga فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ bukanlah kalimat doa. Kalimat doa selanjutnya adalah وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ hingga selesai. Sekali lagi, bagi makmum disunnahkan mengucapkan amin di setiap akhir bacaan qunut yang berupa doa.

Ada sedikit tambahan, menurut Imam Ahmad bin Hambal apabila kita selesai membaca doa qunut maka disunnahkan mengusap wajah setelahnya, sedangkan menurut imam madzhab yang lain tidak.

Keutamaan Atau Manfaat Membaca Qunut Nazilah

hukum membaca doa qunut
source: meemmagazine.net

Ada banyak keutamaan atau manfaat apabila kita melakukan qunut, salah satunya dalam qunut nazilah. Diantara keutamaanya adalah:

  • Agar terhindar dari wabah penyakit
  • Agar terhindar dan dilindungi dari bencana Alam yang dahsyat
  • Meminta Hujan (walaupun disunnahkan sholat istisqo juga) melakukan keduanya lebih baik. Apabila kemarau berkepanjangan
  • Agar dilindungi dari musuh
  • Meminta pertolongan kepada Allah agar menurunka bala tentaranya

Kajian Permasalah Seputar Doa Qunut

download doa qunut
source: tribunnews.com

Banyak permasalahan yang terjadi ketika kita melaksanakan qunut, dan berikut kami rangkum permasalahan-permasalahan tersebut, yang mungkin pernah terjadi pada sahabat semua. Ataupun jika belum terjadi, bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, sehingga kita bisa mengambil langkah yang tepat.

Bagaimana Jika Imam Tidak Memakai Qunut dan Makmumnya Qunut?

Bagaimana apabila dalam pelaksanaan sholat shubuh berjamaah, ada seorang imam yang tidak melaksanakan qunut, akan tetapi ada makmum yang tetap melaksanakan qunut. Dan imam tersebut berdiri lama untuk memberikan kesempatan kepada makmum yang ingin melakukan qunut.

Bagaimana menanggapi permasalahan tersebut: Maka hukumnya adalah tafshil.

  1. Haram apabila makmum mendahului imam untuk langsung sujud. Bahkan sholatnya seorang mamum tersebut bisa batal bilamana dia tidak melakukan sujud pertama bersama sujud kedua
  2. Makruh apabila mendahului imam di duduk antara dua sujudnya imam
  3. Sunnah sang makmum membaca qunut apabila menuruti sujud pertamanya iman.

Akan tetapi, ada pendapat lain dari para ulama, menurut Imam Ibnu hajar apabila memanjangkan itidal di rakaat terakhir maka hukum sholatnya batal. Sedangkan menurut imam Ramli shalatnya batal.

Jadi sebaiknya, jika ada imam yang mempersilahkan kita melakukan qunut, maka kita qunut tanpa mendahului imam untuk sujud.

Apabila Kita Meninggalkan Qunut Karena Lupa & Sengaja?

Apabila makmum tidak melaksanakan qunut, maka wajib melakukan sujud syahwi. Walau imam sengaja tidak qunut (memang tidak qunut) maka wajib sujud syahwi juga.

Nah itulah penjelasan mengenai sujud syahwi mudah-mudahan bermanfaat, nanti mungkin akan diupdate jika ada kesempatan. Terima kasih Wassalamualaikum.

Author: kamal

Jika kekuatanmu adalah Allah, tiada yang bisa mengalahkanmu!

Leave a Comment