2 Contoh Surat Kontrak Kerja Terbaru (Pilihan Terbaik Untuk Perusahaan)

Surat kontrak kerja merupakan sebuah surat yang berisi perjanjian antara perusahaan dan karyawan. Umumnya, surat kontrak kerja ini akan membuat point-point kesempatan tertentu. Mulai dari mekanisme pekerjaan, tanggung jawab dari kedua belah pihak.Sebagian perusahaan berskala besar ataupun perusahan swasta memang mensyaratkan karyawan baru mereka untuk membuat surat kontrak kerja.

Seberapa Penting Kontrak Kerja bagi Pekerja dan Perusahaan?

Adanya sebagai wujud sikap profesionalitas di dalam dunia kerja. Dengan memiliki landasan ini, diharapkan antara kedua belah pihak yaitu perusahaan maupun pihak karyawan. Bisa menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik, tanpa ada yang dirugikan.

Selain itu, manfaat kontrak kerja bagi karyawan yakni sebagai payung hukum yang melindungi apabila suatu saat ada hak yang tidak diberikan. Jadi bisa disimpulkan, kontrak kerja sangatlah penting untuk kedua belah pihak. Untuk mengetahui ulasan lengkapnya, kali ini kita akan membahas mengenai surat kontrak kerja, tips menulis surat kontak kerja, dan contoh surat kontrak kerja.

Tips Menulis Surat Kontrak Kerja

Surat kontrak kerja merupakan surat formal atau surat resmi. Dimana surat ini memuat hal-hal penting yang mengandung kekuatan hukum. Yang bisa menjadi rujukan jika sewaktu-waktu terjadi perselisihan diantara perusahaan dan pihak karyawan.

Oleh karena itulah, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam hal menulis surat kontrak kerja ini. Dan berikut ini beberapa point yang harus anda perhatikan:

Identitas karyawan harus jelas

Karena merupakan dokumen penting, yang sewaktu-waktu bisa anda jadikan rujukan. Sebisa mungkin anda harus membuatnya dengan identitas dan informasi sejelas mungkin. Identitas yang harus ada didalam surat kontrak kerja yaitu antara lain:

  • Nomor KTP
  • Alamat atau domisili lengkap
  • Kartu keluarga atau KK (jika diperlukan)
  • Ijazah
  • Siapkan juga data lain untuk mendukung keperluan administrasi

2. Uraikan informasi tugas secara lengkap dan tanggung jawab pada jabatan yang anda emban
3. Sertakan jangka waktu kontrak kerja
4. Uraikan sanksi untuk pelanggaran yang dilakukan
5. Pemutusan kontrak kerja, point ini memuat mengenai apa-apa yang menyebabkan kontrak kerja sewaktu-waktu bisa diakhiri
6. Lengkapi dengan pasal yang mengatur tata cara atau aturan kerja di perusahaan

Contoh Surat Kontrak Kerja Sederhana

Berikut ini contoh surat kontrak kerja sederhana yang bisa menjadi referensi bagi anda:

SURAT PERJANJIAN KERJA

No. 271/ SPK-04/ Feb/ 2018

Pada hari minggu tanggal 4 bulan februari tahun 2018 telah dibuat dan disepakati perjanjian kerja antara lain:

Nama: PT. Sarina Maya
Alamat: Jl. Soekarno Hatta A8 07-09, Jakarta Selatan
Dalam hal ini, bertindak untuk atau atas nama PT. Gading Sanjaya yang selanjutnya di sebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama: Tika Apriana
Alamat: Jl. Puri Kandangan Barat Daya A7 No. 56, 11789. Jakarta Barat, Indonesia.
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, yang selanjutnya di sebut sebagai PIHAK KEDUA.
Kedua belah pihak sepakat untuk mengikat diri dalam perjanjian kerja untuk waktu tertentu (kontrak) dengan ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1:
PIHAK PERTAMA menerima dan memperkerjakan PIHAK KEDUA sebagai:
Status: Karyawan Kontrak (Nama Perusahaan)
Masa Kontrak: 10 bulan
Jabatan/ Unit Kerja: Sosial Media Officer

PASAL 2:
PIHAK KEDUA bersedia menerima dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut serta tugas-tugas lain yang diembankan PIHAK PERTAMA dengan rasa tanggung jawab dan sebaik-baiknya.

PIHAK KEDUA bersedia mengikuti dan melaksanakan seluruh ketentuan yang telah diatur dalam pedonam peraturan dan tata terbit karyawan maupun ketentuan lain yang menjadi keputusan direksi dan juga managemen perusahaan.

PIHAK KEDUA bersedia menyimpan serta menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi PIHAK PERTAMA dengan baik dan tidak diperbolehkan memberikan dokumen serta informasi PIHAK PERTAMA kepada pihak lain baik dilakukan secara lisan maupun tertulis.

Waktu kerja PIHAK KEDUA adalah 7 (tuhuh) jam sehari atau 40 (empat puluh) jam seminggu dan mendapatkan hak untuk beristirahat selama 1 (satu) hari dalam seminggu.

PIHAK KEDUA bersedia bekerja melebihi waktu yang telah ditentukan jika diperlukan oleh PIHAK PERTAMA.
Diluar maupun didalam jam kerja PIHAK KEDUA wajib masuk kerja saat pelaksanaan proses pengecoran kecuali jika mendapatkan ijin tertulis dari site manager proyek atau dengan alasan yang bisa diterima.

PIHAK KEDUA wajib mengenakan perlengkapan K3L saat selama bekerja.

PIHAK KEDUA bersedia ditempatkan dimana saja jika sewaktu-waktu perusahaan menugaskan

PIHAK KEDUA bertanggung jawab penuh terhadap peralatan kerja PIHAK PERTAMA dan wajib menjaga peralatan kerja dengan baik.

PASAL 3

Selama kontrak kerja berlangsung PIHAK PERTAMA berhak memutuskan hubungan kerja secara sepihak dengan PIHAK KEDUA apabila ternyata:

PIHAK KEDUA melanggar peraturan yang telah ditentukan pada pasal 2 surat kontrak kerja ini setelah sebelumnya mendapatkan teguran dan peringatan dari perusahaan.

PIHAK KEDUA tidak mampu menjalankan tugas, target, atau sasaran kerja yang telah ditentukan oleh PIHAK PERTAMA.

Secara langsung atau tidak langsung PIHAK KEDUA terlibat dalam tindakan pencurian, atau penggelapan harta (aset) perusahaan dan terlibat dalam tindakan kejahatan yang diancam oleh hukum pidana atau hukum perdata Republik Indonesia.

PIHAK PERTAMA tidak lagi memungkinkan untuk memperkerjakan PIHAK KEDUA karena situasi dan kondisi kinerja perusahaan

PIHAK KEDUA tidak hadir kerja selama 5 (hari) berturut-turut tanpa pemberitahuan atau izin dengan bukti yang sah.

PASAL 4:

PIHAK KEDUA berhak atas gaji atau upah dari pekerjaan yang diembankan dari PIHAK PERTAMA sebagai berikut:
Gaji Pokok: Rp. 3.500.000,00
Tunjangan Umum: Rp. 2.000.000,00
Tunjangan Pengobatan: Rp. 2.000.000,00

PIHAK KEDUA berhat atas insentif pada setiap bulan sebesar Rp. 300.000,00

PIHAK KEDUA berhak atas uang makan sebesar Rp. 30.000,- perhari sesuai dengan jumlah kehadiran atau presensi

PIHAK KEDUA mempunyai hak intensif senilai Rp. 200.000,- dalam hitungan hari apabila pihak perusahaan menghendaki PIHAK KEDUA untuk bekerja dengan jam tambahan atau lembur.

PASAL 5:

PIHAK PERTAMA wajib membayarkan gaji kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan ketentuan yang telah dijelaskan pada pasal 4 ayat 1,2,3, dan 4 yang dilaksanakan per-bulan sesuai ketentuan PT. Sarina Maya dengan tidak mengesampingkan kondisi tertentu yang mungkin terjadi dimana PIHAK PERTAMA membutuhkan kerjasama dan kesadaran PIHAK KEDUA demi kesinambungan perusahaan.

PASAL 6:

Surat kontrak kerja ini berlaku sejak tanggal 04 februari 2018 hingga berakhirnya seluruh proses kegiatan dan keikutsertaan PT. Sarina Maya dalam proyek branding XXX Group

Surat Kontrak Kerja ini dapat dibatalkan dan tidak berlaku antara lain karena:

Jangka waktu kontak kerja yang telah ditentukan dalam ayat 1 telah berakhir

Kesepakatan telah diakhiri oleh kedua belah pihak meskipun jangka waktu kontrak belum berakhir

Dilakukannya pemutusan hubungan kerja oleh PIHAK PERTAMA karena suatu hal yang telah diatur dalam pasal 3 surat kontrak kerja ini.

PIHAK KEDUA meninggal dunia

PIHAK KEDUA wajib mengajukan surat pengunduran diri kepada PIHAK PERTAMA sekurang-kurangnya 1 (satu) bulan sebelum pengunduran diri.

PIHAK PERTAMA tidak wajib memberikan uang pesangon, uang jasa, dan juga ganti kerugian apapun pada PIHAK KEDUA setelah berakhirnya masa kerja untuk waktu tertentu (kontrak).

PIHAK KEDUA wajib mengembalikan seluruh sarana dan prasarana milik PIHAK PERTAMA dalam keadaan baik dan menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang diemban PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA pada saat waktu kontrak kerja berakhir atau hubungan kerja berakhir.

PASAL 7:

Surat kontrak kerja untuk waktu tertentu ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak tanpa ada paksaan dan pengaruh dari pihak manapun serta mengikat kedua belah pihak untuk menaati serta melaksanakan tugas yang diemban dengan penuh tanggung jawab.

Apabila dikemudian hari surat kontrak kerja ternyata masih memuat hal yang sekiranya bertentangan dengan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Perkembangan Peraturan PT. Sarina Maya , maka akan diadakan peninjauan dan penyesuaian atas persetujuan kedua belah pihak.

Surat kontrak kerja ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak di jakarta pada tanggal, bulan dan tahun yang tersebut di atas dalam rangkap 2 (dua yang memiliki kekuatan hukum yang sama dan dipegang oleh masing-masing pihak

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

Tanda tangan dan Materai
PT. Sarina Maya Tika Apriana

Contoh Surat Kontrak Kerja Perusahaan Swasta

Surat kontrak kerja tidak hanya berlaku pada perusahaan negeri saja. Untuk perusahaan swasta maupun start up juga menggunakan kontrak kerja sebelum mempekerjakan karyawan baru. Berikut contoh surat kontrak kerja yang mungkin anda butuhkan untuk membuat perjanjian dengan perusahaan swasta:

SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Sebagai PIHAK PERTAMA (1):

Nama: PT. Gading Jayakarta Indonesia
Alamat: Jl. Toba RT 08/04 NO 117, Jakarta Barat-Indonesia
Sebagai PIHAK KEDUA (2):
Nama: Nilam Puspitasari
Mulai Bekerja: Juni 2018
Jabatan: Kepala Gudang

Dengan ini kedua belah pihak menyatakan, telah sepakat untuk mengadakan kontrak kerja selama 2 (dua tahun) atau 24 (duapuluh empat) bulan. Dengan syarat-syarat sebagai berikut:

Batas Waktu Perjanjian:

Perjanjian ini berlaku selama 2 (dua) tahun atau 24 (duapuluh empat) bulan Jam Kerja PIHAK PERTAMA: Waktu kerja selama 8 (delapan) jam perhari atau 53 (lima puluh empat) jam perminggu.

Gaji Pokok, Tunjangan dan Lembur:
Gaji Pokok: Rp. 3.000.000,00,- akan diberikan setiap tanggal 1 tiap bulan
Tunjangan: Rp. 1.550.000,00,- per bulan
Kerajinan: Rp. 1.000.00,00,-per bulan
Transportasi: Rp. 400.00 per bulan

Biaya Pengobatan:

Pada akhir tahun PIHAK KEDUA akan menerima penggantian biaya pengobatan sebesar Rp. 500.000,- (apabila dalam jangka 1 (satu) tahun tidak ada klaim biaya pengobatan). Biaya pengobatan yang akan diberikan maksimum Rp. 40.000,- perbulan dengan syarat terdapat keterangan surat dokter dan resep obat. Bila PIHAK KEDUA telah mengambil biaya pengobatan dalam tahun berjalan maka sisa atau biaya pengobatan pertahunnya dianggap hilang.

Cuti Tahunan:

PIHAK KEDUA akan mendapatkan cuti selama 12 (dua belas) hari, untuk masa kerja selama 1 (satu) tahun(setelah masa kontrak kerja pertama habis)

Pengunduran Diri:

Apabila PIHAK KEDUA berniat untuk mengundurkan diri. Maka wajib bagi pihak kedua membuat surat pengunduran diri paling lambat 1 (satu) bulan sebelum pengunduran dirinya. Jika memang PIHAK KEDUA mengundurkan diri kurang dari minimal 15 hari sebelumnya maka PIHAK KEDUA tidak berhak menerima uang upah dan uang transport sesuai dengan hari kerja terakhir.

Pemutusan Hubungan Kerja:

PIHAK PERTAMA berhak memutuskan hubungan kerja kepada PIHAK KEDUA dan tidak wajib memberikan uang pesangon apabila PIHAK KEDUA melakukan pelanggaran atau hal-hal yang dianggap merugikan perusahaan.

Kedisiplinan dan Ketertiban:

Kedisiplinan dan Ketertiban telah ditentukan dalam peraturan perusahaan, dan wajib ditaati. Apabila terdapat tindakan yang melanggar peraturan tersebut maka akan diberikan surat peringatan. Dan jika secara berturut-turut PIHAK KEDUA telah mendapatkan surat peringatan selama 3 kali, maka PIHAK PERTAMA berhak memutuskan kontrak kerja.

Surat Perjanjian ini telah disepakati dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan kondisi sadar dan tanpa paksaan siapapun.

Jakarta, 25 Juni 2018
Pihak I Pihak II

(PT. Gading Jayakarta Indonesia) (……………..)

PIHAK KEDUA berhak mendapatkan konsekuensi atas pelanggaran peraturan atau tata tertib perusahaan berupa Pemutus Hubungan Kerja. Dengan ketentuan jenis pelanggaran berikut ini:

PIHAK KEDUA melakukan pencurian atau penggelapan dana perusahaan secara sengaja

PIHAK KEDUA melakukan penganiayaan terhadap atasan, keluarga atasan, atau karyawan perusahaan

PIHAK KEDUA melakukan aksi provokasi yang bertentangan dengan kesopanan serta peraturan yang telah ditetapkan perusahaan dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan secara langsung maupun tidak langsung

PIHAK KEDUA dengan sengaja merusak aset milik perusahaan dengan sengaja

PIHAK KEDUA memberikan keterangan atau laporan palsu

PIHAK KEDUA membocorkan rahasia perusahaan secara lisan maupun non lisan

PIHAK KEDUA tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan dan alasan yang kuat selama 3 hari berturut-turut dalam 1 (satu) minggu atau 6 (hari) hari.

Apabila PIHAK KEDUA tidak mematuhi salah satu dari peraturan dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Maka, PIHAK KEDUA berhak menerima sanksi dari PIHAK PERTAMA.

Jakarta, 25 Juni 2018
Menyetujui,

(Nilam Puspitasari)

Author: Ibrahim Nataprawira

Something Big Is Coming

Leave a Comment