9+ Tips Merawat Bayi Baru Lahir (Ibu Muda Wajib Tahu!)

Bayi baru lahir normal maupun sesar tentu sama – sama membutuhkan perhatian ekstra dari orang tuanya. Beragam kondisi bayi dan cara penangannya perlu orang tua ketahui dengan baik. Merawat bayi mulai dari pemberian ASI hingga memastikan kebersihannya juga ada caranya.

Untuk itu, penting sekali bagi anda calon orang tua khususnya calon ibu mengetahui tips merawat bayi.

Kondisi yang Pasti di Alami Bayi Baru Lahir

Beragam kondisi fisik kadang membuat orang tua, khususnya ibu akan khawatir. Padahal kondisi tertentu pada bayi yang baru saja lahir terbilang hal yang biasa. Untuk itu, supaya anda tidak khawatir berlebihan, berikut 10 kondisi wajar bagi bayi yang baru lahir :

Kulit Bayi Terasa Lebih Kering dan Kasar

Anda tidak perlu khawatir jika mendapati kulit bayi terasa kering, kasar bahkan terlihat agak mengelupas. Kondisi ini sangatlah wajar karena fisik bayi sedang dalam masa penyesuaikan dengan udara diluar rahim. Seperti yang kita ketahui, selama berada didalam rahim, bayi terlingkupi oleh cairan yang melindungi kulit luarnya serta membuatnya tetap hangat.

Tips Mengatasi Kulit Kering pada Bayi

Untuk mengatasi kulit kering pada bayi yang baru lahir, anda bisa mengoleskan lotion khusus bayi secukupnya. Pastikan lotion tersebut tidak mengandung bahan yang membuat bayi alergi. Kulit bayi masih sangat sensitif terhadap apapun, untuk itu sangat penting bagi anda memperhatikan beragam benda yang akan digunakan.

Tengkorak Kepala Bayi Terasa Lunak

Ketika bayi baru lahir, tentu kondisi fisiknya tidak bisa anda bandingkan dengan anak – anak bahkan anda sendiri bukan? Misalkan saja ubun – ubun yang terasa lebih lunak dan sesekali terasa seperti berdenyut. Kondisi tengkorak kepala yang lunak ini sebenarnya juga berfungsi memudahkan bayi bergerak keluar dari jalan lahir.

Adanya pembuluh darah menutupi otak menjadi alasan mengapa ubun – ubun bayi terasa berdenyut ketika anda sentuh. Tengkorak bayi akan semakin mengeras seiring pertambahan usianya.

Bayi Selalu BAB Setelah Menyusu

Anda tidak perlu khawatir ketika bayi selalu buang air besar setelah ia menyusu. Kondisi ini terbilang normal karena kandungan ASI eksklusif cepat tercerna didalam tubuh bayi. Lain ceritanya jika bayi yang menggunakan susu formula selalu BAB setelah ia menyusu. Anda mungkin perlu konsultasi ke dokter barangkali ada ketidakcocokan bayi terhadap susu formula yang diberikan.

Kotoran Bayi yang Baru Lahir Encer

Feses bayi yang baru lahir tentu berbentuk lebih encer bahkan cair. Hal ini karena asupan yang bayi terima hanya air susu. Setelah bayi menginjak usia untuk mengkonsumsi makanan pendamping ASI, tentu feses bayi akan lebih padat.

Bayi Baru Lahir Cegukan

Bayi yang baru lahir pun akan mengalami cegukan. Secara medis mengungkapkan kondisi ini disebabkan karena belum sempurnanya komunikasi otak dengan diafragma bayi. Yang perlu anda perhatikan yakni jangan menyusuinya ketika bayi cegukan. Hal ini dikhawatirkan membuat bayi tersendak.

Bayi Baru Lahir Bersin

Anda tidak perlu khawatir jika mendapati bayi berulangkali bersin. Kondisi ini disebabkan karena ukuran lubang hidung bayi yang masih sangat kecil. Sedikit apapun lendir atau cairan yang menempel, tentu akan membuat bayi sering bersin. Yang perlu anda perhatian jika bayi bersin dan mengeluarkan cairan ingus yang berwarna kuning, bisa saja bayi anda terkena flu.

Bayi Sering Menangis, Wajarkah?

Bayi yang baru lahir hanya bisa berkomunikasi dengan orang sekitar melalui tangisan. Ketika ia merasa lapar, bahkan tidak nyaman karena buang air maka bayi akan menangis. Tidak jarang, bayi yang ingin digendong pun akan menangis. Segera check kondisi bayi ketika ia menangis.

Tips Merawat Bayi Baru Lahir di Rumah

Setelah proses persalinan usai dan kondisi bayi juga sehat, maka anda bisa membawanya pulang kerumah. Merawat bayi yang baru lahir di rumah tentunya membutuhkan pemahaman dan perhatian lebih bukan? berikut ini 5 tips merawat bayi dirumah :

Mengenal Periode dan Posisi Bayi Ketika Tidur

Bayi yang baru lahir umumnya mempunyai periode waktu tidur yang cukup lama, yakni bisa mencapai 20 jam dalam sehari. Tentu saja fase ini terpecah menjadi beberapa waktu. Setiap kali tertidur bayi akan menghabiskan waktu setengah jam hingga 3 jam. Beberapa hal ini perlu anda pastikan untuk keamanan dan kenyamanan bayi :

  • Atur suhu kamar menjadi sejuk supaya tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas
  • Atur posisi tubuh bayi menjadi terlentang
  • Gunakan alas tidur yang rata dan lembut
  • Jauhkan benda – benda yang sekiranya beresiko menutupi kepala bayi

Cara Merawat Kebersihan Tali Pusar Bayi

Bayi baru lahir tentu akan dipotong tali pusarnya bukan? Pastikan tangan anda dalam keadaan bersih sebelum memegang tali pusar bayi. Cukup gunakan kain basah untuk membersihkan. Anda tidak perlu mengoleskan lagi cairan antiseptik ataupun menutupnya dengan kasa.

Cara Mudah Memandikan Bayi Baru Lahir

Cara memandikan bayi yang baru lahir yakni hanya di lap menggunakan air hangat saja. Itupun baru bisa dilakukan setelah 6 jam kelahiran. Setelah tali pusar pulih nantinya, anda bisa memandikan bayi dengan cara ini :

  • Masukan bagian tubuh bayi hingga leher kedalam air hangat
  • Sangga kepala bayi menggunakan tangan kiri
  • Gunakan tangan kanan anda untuk menyabuni dan membersihkan bagian tubuh bayi
  • Segera keringkan dengan handuk yang lembut dan oleskan minyak telon

Cara Memilih Baju Harian untuk Bayi

Bayi tentu membutuhkan banyak baju harian karena akan sering mengompol. Tentu anda perlu menyiapkan banyak baju bersih dengan cara sering mencucinya sesegera mungkin. Pilihlah baju harian bayi dengan bahan lembut dan menyerap keringat.

Untuk cuaca normal bahkan panas, sebaiknya gunakan baju atasan dan popok saja. Namun ketika cuaca dingin, selimuti bayi dan tutup bagian kepalanya. Penggunaan gurita atau bedong bayi masih menjadi pro kontra. Ada yang masih mempercayai hal tersebut baik untuk tubuh bayi. Namun ada pula yang percaya bahwa membedong bayi justru akan membatasi ruang gerak bayi dan membatasi nafas perut.

Cara yang Benar dalam Membersihkan Kemaluan Bayi

Anda bisa memilih media untuk membersihkan kemaluan bayi setelah BAC (Buang Air Kecil) ataupun BAB (Buang Air Besar). Anda bisa menggunakan kapas ataupun handuk bersih yang sudah dibasahi. Bersihkan dari bagian depan terlebih dahulu baru ke bagian belakang. Sangat tidak dianjurkan jika anda membersihkan bagian belakang (anus) baru ke depan (kemaluan).

Cara Membersihkan Lubang Hidung dan Telinga Bayi

Anda tidak perlu mengorek bagian dalam telinga bayi menggunakan cutton bud. Secara otomatis, kotoran tersebut akan keluar sendiri setelah banyak dan melunak. Anda hanya perlu membersihkan bagian daun telinga bayi menggunakan kain basah.

Cara yang sama juga bisa anda lakukan ketika membersihkan lubang hidung bayi. Kotoran yang menempel pada pinggir lubang hidung mungkin akan mengeras. Penggunaan air hangat pada kain akan memudahkan kotoran terangkat tanpa menyakiti bayi.

Author: kamal

Jika kekuatanmu adalah Allah, tiada yang bisa mengalahkanmu!

Leave a Comment